Jumat, 19 September 2014

Selamat Datang Di Karma Dewata.Com

Website resmi CV. Karma Dewata Utama

CV. Karma Dewata Utama adalah Sebuah Perusahaan yang bergerak di bidang jasa konsultansi (Consulting Engineering),
yang telah berpengalaman di dalam pelayanan jasa Konsultansi di Provinsi Bali maupun Nasional di Indonesia baik di bidang jasa konsultan pemetaan topografi terestrial dengan Total Station, Jasa Peta Foto udara (Citra satelit, LiDar) jasa konsultan test soil, jasa konsultan Geolistrik (resistivity), dll.
Kami telah mengerjakan kegiatan konsultan perencana baik di Pemerintahan maupun di swasta.
Dengan tenaga yang telah berpengalaman di bidangnya dan peralatan yang tersedia kami siap membantu anda.

JASA SURVEY PEMETAAN

Karma Dewata Utama (KDU) mengerjakan pemetaan terestrial ground, dengan menggunakan alat Total Station, sehingga dapat menghasilkan peta topograpi skala besar. Kami siap membantu konsultan perencana baik swasta maupun pemerintahan dengan harga yang bersaing. Saat ini kami masih mengerjakan proyek perluasan bandar udara Ngurah Rai Bali.

JASA SURVEY GEOLISTRIK

Karma Dewata Utama (KDU) sebagai konsultan perencana di bali meyediakan jasa pengukuran Geolistrik dengan peralatan dan tenaga yang berpengalaman. Pengukuran geolistrik meliputi pengukuran akuifer air, pertambangan/mining, untuk mekanikal elektrikal. Kami sudah memiliki pengalaman baik di pemerintahan maupun swasta.

JASA SURVEY LIDAR

Karma Dewata Utama (KDU) bekerjasama dengan beberapa vendor teknologi terkemuka memiliki jasa layanan survey LiDAR dengan harga yang terjangkau.
LiDAR merupakan investasi jangka panjang bagi yang sangat bermanfaat dalam pengelolaan Sumberdaya Alam terutama untuk perusahaan yang bergerak di bidang kehutanan, perkebunan maupun pertambangan.
Secara umum aplikasi LiDAR yang sering dimanfaatkan adalah untuk mendapatkan informasi topografi kawasan secara detil, dengan LiDAR informasi tersebut baik DTM maupun DSM dapat dengan cepat didapatkan dengan tingkat akurasi dan ketelitian yang sangat tinggi. Hal ini sangat menguntungkan jika dibandingkan dengan melakukan survey topografi teresterial pada lokasi yang sama.

LiDAR merupakan investasi jangka panjang bagi yang sangat bermanfaat dalam pengelolaan Sumberdaya Alam terutama untuk perusahaan yang bergerak di bidang kehutanan, perkebunan maupun pertambangan. Secara umum aplikasi LiDAR yang sering dimanfaatkan adalah untuk mendapatkan informasi topografi kawasan secara detil, dengan LiDAR informasi tersebut baik DTM maupun DSM dapat dengan cepat didapatkan dengan tingkat akurasi dan ketelitian yang sangat tinggi. Hal ini sangat menguntungkan jika dibandingkan dengan melakukan survey topografi teresterial pada lokasi yang sama.

Beberapa aplikasi LiDAR lain yang bisa dimanfaatkan antara lain :

LiDAR untuk Pertambangan
Indonesia memiliki sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui seperti batubara. Hampir sebagian besar sumber daya ini berada di bawah ekosistem hutan tropis. Kegiatan penambangan di Indonesia umumnya dilakukan dengan teknik penambangan di darat yang sebagian besar menerapkan teknik penambangan terbuka (open pit mining) yang didahului dengan pembukaan lahan (land clearing), pengikisan lapisan tanah atas, pengerukan dan penimbunan.

Ada beberapa tahapan penambangan secara garis besar adalah :
1. Studi Awal,
2. Eksplorasi ,
3. Studi Geoteknik dan Geohidrologi/hidrologi.
4. Studi Kelayakan,
5. Perencanaan Tambang,
6. Penambangan (Produksi – Pengolahan – Pemurnian )- Eksploitasi,
7. Pengangkutan dan Penjualan dan
8. Penutupan tambang dan restorasi

Pada setiap tahapan tersebut, peranan survei dan pemetaan sangat diperlukan, khususnya dalam tahap eksplorasi, studi kelayakan, perencanaan tambang, akses pengangkutan dan penjualan hasil tambang, survei progres dan penutupan tambang.

Aspek ketelitian survei dan pemetaan pada kegiatan penambangan, yang diharapkan masih dalam ketelitian fraksi desimeter-meter.
Pemanfaatan data hasil pengolahan data LiDAR dalam bidang pertambangan diantaranya dapat digunakan untuk mendukung :

  • Eksplorasi dan evaluasi sumber mineral
  • Desain dan kontruksi infrastruktur pertambangan
  • Penentuan dan perencanan lokasi, pit dan volume pertambangan
  • Perencanaan, monitoring dan pelaporan dalam aspek lingkungan dan dampak terhadap lingkungan
  • Peningkatan database spasial unit usaha pertambangan

Bidang Kehutanan (HTI / HPH)

Invetarisasi Pohon. LiDAR memiliki kelebihan dalam pengambilan data dengan detil yang sangat tinggi, hal ini dapat dimanfaatkan untuk kegiatan inventarisasi pohon baik secara berkelompok maupun secara individu. Sebagai contoh, bentuk dan ketinggian kanopi dapat diproyeksikan pada keseluruhan area survey dengan output format yang dapat dibaca pada format standar GIS seperti pada ArcGIS. Data LiDAR ini dapat dikombinasikan secara cepat dengan informasi lapangan untuk menyediakan informasi volume maupun usia pohon. Penggunaan LiDAR juga dapat digunakan untuk menampilkan data informasi secara individu pohon per pohon yang dapat digunakan untuk pengukuran lebih lanjut seperti diameter tajuk dan tinggi pohon, selain itu juga dapat digunakan sebagai dokumentasi perkembangan pohon baik secara individu maupun berkelompok.
Mortality Pohon. LiDAR data dapat dikombinasikan dengan citra potret udara resolusi tinggi untuk mengidentifikasi dan memetakan tingkat kematian pohon. Dengan kombinasi melalui registrasi ortho-photo, informasi yang didapat dapat dengan mudah diolah dalam dengan aplikasi Sistem Infomasi Geografis.
Peningkatan GIS Database. Kegunaan citra raster LiDAR yang terlihat seperti foto hitam putih dapat digunakan untuk pengolahan lebih lanjut meningkatkan informasi spasial kawasan HTI terutama berkaitan dengan tingkat keakurasian yang sangat tinggi. Penggunaan citra LiDAR sendiri dapat dipakai sebagai pilihan citra data dasar.
Pemilihan dan Monitoring kawasan NKT (HCV). Kawasan konsesi HTI pada umumnya memiliki nilai konservasi sebagai bagian dari hutan alami, data LiDAR dengan dikombinakasikan potret udara resolusi tinggi dapat mengidentifikasi secara detil kelerangan areal, menghitung secara tepat areal NKT lengkap dengan jumlah pohon yang berada di areal NKT. Informasi ini dapat digunakan sebagai dokumentasi kondisi hutan dan menyediakan informasi basisdata yang akurat untuk monitoring dari waktu ke waktu.

Bidang Perkebunan

Seperti di bidang kehutanan, di bidang perkebunan aplikasi LiDAR sangat bermanfaat dalam hal :
Menghitung jumlah pohon / tanaman terutama Kelapa Sawit yang memiliki karakter dengan banyak daun.
Pengukuran kondisi tanaman baik secara individu maupun perkelompok
Estimasi tinggi dan persen penutupan kanopi tanaman perkebunan.

Untuk mendapatkan informasi lebih detil, kami sangat terbuka untuk berdiskusi secara langsung terutama untuk mendapatkan penawaran harga menarik.

Nah, bagi yang berminat silahkan hubungi saya sesuai kontak di web Karmadewata.com, dan dapatkan diskon dengan penawaran terbaik. Intinya, dengan teknologi LiDAR berbagai kendala yang ditemui yang ditemui dalam survey teresterial dapat dengan mudah dan cepat diatasi, termasuk perbandingan biaya survey yang cukup signifikan.